Senin, 14 Desember 2009

gadis itu depresi sejak sma ...

JAKARTA, KOMPAS.com —
Gadis 19 tahun yang terjun
dari jembatan layang
Prumpung, Jumat lalu,
mengalami depresi sejak SMA.
Menurut keterangan ayah
kandungnya, gadis yang
bernama Dian Oktirani (DO)
sedang cuti kuliah untuk
menjalani perawatan kejiwaan
di beberapa rumah sakit.
Hal tersebut disampaikan
Kanit Reskrim Polsek
Jatinegara Kepala Inspektur
Satu Supardjiono di kantor
Polsek Jatinegara, Selasa
(15/12/2009). "Sejak SMA
depresi. Sempat dirawat di
rumah sakit Pasar Rebo,
Duren Sawit, dan rumah sakit
Polri. Belum tentu masih
mahasiswa, sedang cuti
katanya. Namun, saya belum
lihat kartu mahasiswanya,"
ujar Iptu Supardjiono.
Mengenai kebenaran Dian
diperkosa sebelum nekat
terjun, polisi belum bisa
memastikan hal tersebut
karena masih menunggu hasil
visum. "Diperkosa itu kan
mesti ada keterangan medis.
Belum ada hasil visum, baru
besok," kata Supardjiono.
Selain itu, sampai saat ini
korban belum dapat dimintai
keterangan karena masih
dalam perawatan dokter.
Supardjiono menambahkan,
menurut keterangan saksi
yang didapat kepolisian, Dian
sempat duduk di pinggir
jembatan sambil mengayunkan
kakinya sebelum melompat.
Pengamen melihat dia ngoceh-
ngoceh. Saksi bilang, kayaknya
ini orang stres, jadi enggak
dihiraukan. Lalu, dia duduk di
pinggir jembatan sambil juntai-
juntai kaki, terjun," imbuhnya.
Dian Oktirani yang tinggal di
Bambu Apus, Cipayung,
Jakarta Timur, diberitakan
terjun dari jembatan layang
Prumpun, Jumat, akibat
depresi setelah diperkosa
beberapa orang. Dian
mengalami patah tangan dan
kaki sehingga dirawat di
Rumah Sakit Budi Asih,
Cawang, Jakarta Timur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar